Showing posts with label do'a. Show all posts
Showing posts with label do'a. Show all posts

Tuesday, November 25, 2014

In the Rain



Dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah.” (QS. An Naba’ [78] : 14)


Allah menurunkan hujan sebagai rahmat bagi seluruh makhluk.
وَهُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِن بَعْدِ مَا قَنَطُوا وَيَنشُرُ رَحْمَتَهُ وَهُوَ الْوَلِيُّ الْحَمِيدُ
“Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.” (QS. Asy-Syuura [41] : 28).
Hujan adalah air yang diturunkan dari langit dan penuh keberkahan.
وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُّبَارَكاً فَأَنبَتْنَا بِهِ جَنَّاتٍ وَحَبَّ الْحَصِيدِ
“Dan Kami turunkan dari langit air yang penuh keberkahan lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam.” (QS. Qaaf [50] : 9).
Wuih sekarang musim hujan lagi lho di Cimahi, Bandung dan sekitarnya,...setelah lama terjadi kemarau panjang....eh skrg musim hujan dengan hujannya yang langsung lebat, pagi-pagi cerah lalu siangnya hujan, cerah lagi lalu sorenya hujan lagi, atau mendung dari pagi ..... lalu cerah sebentar.... lalu hujan lagi.... kilatnya juga banyak, angin juga kencang..... sebaiknya kita memanjatkan doa saat turun hujan, dengan harapan hujan yang diturunkan-Nya membawa berkah dan banyak manfaat bagi umat manusia, serta tidak menyebabkan bencana alam lainnya. 
Dan berikut adalah lafadz doa saat turun hujan :

اَللهُمَّ صَيّبًا نَافِعًا
ALLOOHUMMA SHOYYIBAN NAAFI-’AN
Artinya :
Ya Allah, semoga hujan yang Engkau turunkan ini lebat dan membawa manfa’at
Tidak hanya saat hujan tiba saja kita memanjatkan doa, ketika setelah selesai hujan juga dianjurkan untuk membaca doa. Berikut adalah bacaan doa setelah selesai hujan :

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ
MUTHIRNAA BIFADLLILLAAHI WA ROHMATIHI
Artinya :
Kita diberi hujan karena keutamaan dan rahmat-Nya
Ketika turunnya hujan adalah kesempatan terbaik kita untuk memanjatkan do’a.
Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan:
”Dianjurkan untuk berdo’a ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “Carilah do’a yang mustajab pada tiga keadaan : (1) Bertemunya dua pasukan, (2) Menjelang shalat dilaksanakan, dan (3) Saat hujan turun.”
Nabi Muhammad SAW suatu saat pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian ketika hujannya turun begitu lebat, beliau memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah dengan do'a :
“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari
[Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan].”
Do’a ketika terjadi angin kencang :
“Allahumma inni as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bihi, wa a’udzu bika min syarrihaa wa syarri maa fiiha wa syarri maa ursilat bihi
(Ya Allah, Aku memohon kepada-Mu baiknya angin ini dan kebaikan yang ada padanya, dan aku memohon kebaikan dari yang diutus dengannya. Aku berlindung kepada-Mu dari buruknya angin ini, dan keburukan yang ada padanya dan aku berlindung dari keburukan yang diutus dengannya)”
Anak-anak mama tersayang kalau ada hujan besar kan berisik, pada minta dipelukin, begitu juga kalau ada suara petir.... pada diemmmm.... takuuuutt. ada mama disini sayang.... jangan takut.... itu rahmat Allah dan kekuasaan Allah dengan ciptaan-ciptaannya yang amazing!!!

Do’a ketika mendengar suara petir.
Apabila ’Abdullah bin Az Zubair mendengar petir, dia menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan:
“Subhanalladzi yusabbihur ro’du bi hamdihi wal mala-ikatu min khiifatih”
(Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya).”
Kita tidak boleh mencela hujan, kadang-kadang kita suka ga nyadar bilang “Aduh!! hujan lagi, hujan lagi”. Ketahuilah, Nabi SAW telah menasehatkan agar jangan menjadikan makhluk yang tidak dapat berbuat apa-apa sebagai kambing hitam jika kita mendapatkan sesuatu yang tidak kita sukai.
Dalam sebuah hadits Qudsi, Rasulullah bersabda:
Allah Ta’alaberfirman (yang artinya), “Manusia menyakiti Aku; dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,”Janganlah kamu mencaci maki angin.”
Dari dalil di atas terlihat bahwa mencaci maki masa (waktu) dan angin adalah sesuatu yang terlarang. Begitu pula halnya dengan mencaci maki hujan adalah terlarang.
Jadi sekarang ini adalah waktu-waktu yang baik untuk banyak berdo'a, mama nana kan banyak permohonannya pada Allah SWT, semoga Allah mengabulkan permohonan mama nana sesuai ridhaNya yang terbaik untuk mama nana dan keluarga. Amin...... Ayo kita berdo'a yang ban yak... sehari kan bisa 3x hujan.... bahkan 4x.... sudah seperti di Bogor ajaaaaa......... hehehe.... jangan lupa bawa payung, jas hujan, periksa-periksa genteng takut ada yang bocor.... bersihkan got dan lingkungan.... yang pasti jangan buang sampah sembarangan.... selamat berhujan-hujanan menanti berkah dan rahmat Allah.....

Tuesday, May 13, 2014

Alhamdulillah

Alhamdulillah... alhamdulillah... alhamdulillah... atas semua yang Engkau anugerahkan untukku hambaMu ini Yaaa Allah Yaaaa Tuhan hamba... semua kesenangan dan kesulitan ini ... adalah wujud cintaMu Yaa Khaliq untukku... boleh jadi kesulitan ini adalah suatu karunia untukku dan boleh jadi kesenangan ini adalah jangan samapai menjadi kemunduran bagiku untuk lebih dekat denganMu Yaaa Robbul 'Alamin.
Allah telah memberi janji bahwa di balik kesulitan, pasti ada jalan keluar yang begitu dekat. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 5)
Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (QS. Ath Tholaq: 7) 
Allah tidak akan mengingakari janjiNya..... kita harus sabar menetapi kesulitan ini.... apakah kesulitan ini adalah ujian ataukah azab-Nya.... pokoknya harus sabar.... tetap tawakal dan yakinnnnnnnn seyakin-yakinnyaaaaa... Insya allah. 
Nana selama ini telah terlena... jauh dari mengingat allah dalam setiap aktivitas, ingat ketika azan aja mau shalat dan ketika berdoa... padahal setiap langkah kita dan setiap aktivitas kita seharusnya nana ingat Allah dan ingat semua yang terjadi detik demi detik adalah kekuasaan Allah yang menentukan apakah ketentuanNya yang terjadi...... astaghfirullah.... sekian tahun nana baru menyadari.... semoga teman-teman dan anak-anakku kelak tidak seperti mama Nana yaaaaa....harus melibatkan Allah dalam setiap aktivitasnya... Insya Allah mama nana mulai belajar mengingat Allah... tetapi karena masih belajar.... jadi kadang ingat kadang tidak....hadeeeuuuhhhh,,,,, ayoooo belajar lagiiii..... harus konsistenkan yaaahhhh..... 
Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Tholaq: 3)
Masih banyak yang harus nana pelajari dan nana rubah dari kebiasaan-kebiasaan nana yang buruk...... hwaaaaaa ...... bismillah yaaaa... Insya allah yang buruk dan tidak baik yang nana ketahui mudah-mudahan dapat nana beritahu anak-anak mama agar tidak terulang seperti mama dan menjadi pribadi shaleh dan shalehah kebanggaan keluarga... amin... do'akan kami yaaaa...

Tuesday, October 8, 2013

Bismillahhirrahmannirrahim... yaa Allah... yaaa Maha Sempurna


 

" Kami telah mendapatkan Shubuh dan jadilah segala kekuasaan kepunyaan Allah, demikian juga kebesaran dan keagungan, penciptaan makhluk, segala urusan, malam dan siang dan segala yang terjadi pada keduanya, semuanya kepunyaan Allah Ta'ala.


Ya Allah, jadikanlah permulaan hari ini suatu kebaikan dan pertengahannya suatu kemenangan dan penghabisannya suatu kejayaan, wahai Tuhan yang paling Penyayang dari penyayang.


Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang berguna, rizki yang baik dan amal yang diterima . (Hr. Ibnu Majah)

"Ya Allah, baguskanlah untukku agamaku yg jadi pangkal urusanku, baguskan pula duniaku yg jadi tempat penghidupanku, dan baguskanlah akhiratku yg padanya tempat kembaliku nanti, jadikanlah hidup itu menjadi bekal/tambahan bagiku dalam segala kebaikan, serta jadikanlah mati itu pelepas segala keburukan bagiku, Amin." (Hr Muslim)

Thursday, September 26, 2013

Tempat terindah untuk Kita nanti



Segala kesenangan dan kenikmatan terdapat di tempat yang dinamakan surga.
“Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidrotil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal. (QS. An-Najm: 13-15)

Disebutkan di dalam hadits Anas RA dalam kisah Isra’ Mi’raj bahwa Rasullulah melihat Sidrotil Muntaha dan melihat di sisinya ada Jannatul Ma’wa. Beliau bersabda,
“Kemudian Jibril membawaku pergi hingga berhenti di Sidrotil Muntaha, maka Sidrotil Muntaha itu diliputi warna-warni yang aku sendiri tidak mengetahui apa itu. Lalu beliau bersabda, “Kemudian aku masuk ke dalam surga dan ternyata di dalamnya bertahtakan mutiara dan debunya terbuat dari misik.” (HR al-Bukhori dan Muslim)


Suatu tempat yang dijanjikan Allah SWT untuk umat Rasullullah Muhammad SAW yang mentaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

“Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Alloh kepadamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al an’am: 153)

“Bagi mereka (disediakan) Darussalam (surga) pada sisi Robbnya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal sholeh yang selalu mereka kerjakan.” (QS. Al-An’am: 127) 

Katanya disana segalanya serba hijau, teduh, nyaman, penuh kesenangan dan kenikmatan yang sempurna, dan penghuninya kekal didalamnya... Subhanalllah... suatu janji yang sangat-sangat ingin untuk kita merasakan indahnya surga.
 Di dalam surga terdapat berbagai kenikmatan yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, ataupun terbetik  di hati seorangpun.

"Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam ni'mat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan." (As Sajdah : 17).

“Dan orang-orang yang bertaqwa kepada Robbnya dibawa ke surga berombong-rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya, “Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya” (QS. Az-Zumar: 73)  

“Di dalam surga terdapat delapan pintu, salah satunya sebuah pintu yang disebut dengan “ar-Royyan”. Tidak memasuki pintu tersebut kecuali orang-orang yang berpuasa.”

Ini adalah kehormatan (bagi mereka). Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertaqwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik, (yaitu) surga ‘Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka.” (QS. Shod: 49-50) 

“Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. (Kepada mereka dikatakan), “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Robb Yang Maha Penyayang.” (QS. Yaasiin: 57-58) 

(Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamer (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring." (Muhammad : 15). 

Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur, dan gadis-gadis remaja yang sebaya." (An Naba' : 31-33).


Wahai penduduk surga, sesungguhnya Alloh mempunyai suatu janji untuk kalian yang janji tersebut berada di sisi Allah, di mana Dia ingin menuaikannya.' Mereka berkata : 'Apakah itu? Bukankah Dia telah memberatkan timbangan-timbangan kami, memasukkan kami ke surga, dan menyelamatkan kami dari neraka?' Beliau melanjutkan : 'Maka Allah menyingkapkan hijabnya (tabirnya), sehingga mereka melihat-Nya (wajah Allah). Demi Allah, Allah belum pernah memberikan sesuatu pun yang lebih mereka cintai dan menyejukkan pandangan mereka daripada melihat-Nya." (HR. Muslim).

”(Kedudukan) mereka itu bertingkat-tingkat di sisi Alloh, dan Alloh Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.” (QS. Ali Imron: 163)
Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Robbnya dan ampunan serta rejeki (nikmat) yang mulia.” (QS. Al-Anfaal:4)


 “(Yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang sholeh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya, dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu, (sambil mengucapkan), “Salamun ‘alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (QS. Ar-Ra’d: 23-24)

”Katakanlah, “Apakah (azab) yang demikian itu yang baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa?” Surga itu menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka.” (QS. Al-Furqan: 15)

“Dan mereka berkata:”Segala puji bagi Alloh yang telah menghilangkan duka cita dari kami.Sesungguhnya Robb kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; di dalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu”. (QS. Faathir: 34-35)


“Apabila kalian mendengar muadzin (sedang adzan) maka ucapkanlah seperti yang dia ucapkan kemudian bershalawatlah kepadaku, karena barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali maka Alloh akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mintalah untukku Al-Wasilah, Karena ia merupakan kedudukan di surga yang tidak layak kecuali hanya untuk seorang hamba saja dari hamba-hamba Alloh, dan aku berharap orang itu adalah aku. Barangsiapa yang meminta untukku al-Wasilah maka dia berhak mendapatkan syafa’atku. (HR. Muslim). 

Subhanalllah...... semoga kita menjadi calon penghuni surga yaaaaaa......
Amalan wajib, sunnah, shalat yang fardhu dan sunnah ba'diyah-qobliyah, taubat, tahajjud, dhuha, dzikir, memperbanyak membaca qur'an, mengkaji al qur'an, sedekah, zakat, puasa, jangan suu'dzan, harus amanah, sidik, fathanah, tawadhu, akhlakularimah, silaturrahmi, lemah lembut....etc....
waaaaaahhhhh..... banyak pointnya.....nana kok masih jauh dari point-point itu yaaaaaaaa....... tapi nana mau duuuooongggg jadi penghuni surga..... jaaadiiiiiii ??????   yaaahhh pelan-pelan mendekati yang seperti itu deeehhhhh    bismillahhhh yaaa .......    setiap detik....sepanjang hari...seumur hidup..... selalu Allah..Allah...dan hanya Allah.... Allah Penolongku.... Amin...
kita saling mendoakan yaaaaaa...... do'a kan nana yaaaaaa, semoga kita dan orang-orang yang kita cintai kelak berkumpul kembali dalam jannahNya.... Amin. amin..ya Robbal Alamin



Tuesday, April 23, 2013

bismillahhirrahmannirrahaim, mama nana memulai sesuatu!!!



bismillahhirrahmannirrahaim, hal ini dulu hanya diketahui saja... tidak tergerak untuk ikut melakukannya. tetapi, sekarang mama nana tertarik untuk bisa juga melakukannya..... dengan otak yang sudah mulai sangat lemot ini, insya allah mama nana bisa yaaaaa..........
dahulu, sangat jauuuuuh sekali dari keinginan untuk ikut mencobanya..... dahulu terpikir hanya orang-orang yang mengkhususkan diri lah yang bisa melakukannya.... pada sebuah institusi pendidikan yang memang mengharuskan untuk mempelajarinya.... tetapi ternyata tidak begitu yaaaa.... siapapun boleh dan seharusnya harus melakukannya.... dimana saja dan kapan saja....  ajaib sekali jika mama nana bisa melakukannya. ada yang cepat menguasainya ada juga juga yang sangat cepat menguasainya... nah mama nana gimana yaa???? apalagi dengan kesibukan mama nana dengan dua buah hati kecil mama ini dan kemalasan serta kebodohan mama ini.... bismillah saja deehhhh... lebih baik terlambat memulai dari pada tidak sama sekali, dan lebih baik sangat-sangat sedikit sedikit lama sekali jadi bukitnya daripada tidak mengumpulkan sama sekali... insya allah...
Yakin saja, Allah pasti berikan kemudahan !
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.
Katakanlah (Muhammad ) : "Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan."” ( Q.S Yunus 10: 57-58 )
“……apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya”. (Q.S Ali Imran 3 : 159 )
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”. (Q.S Ar-Ra’d 13 : 28 )
 Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (Q.S Al-Qamar 54:17) 

Al-Quran menjadi Syafaat bagi manusia yang menjadi sahabatnyaBacalah Al Quran karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat bagi orang-orang yang menjadi sahabatnya (Al Quran)” (HR Bukhari)
 
Mama nana dikantor aja harus nulis memo dan ditaruh didepan meja agar tidak lupa dan pasang alarm untuk mengingatkan bermacam-macam yang harus diingat, aduuuh....  kacau yaaaa... belum lagi banyak pikiran memikirkan semua-semua.... walah-walah bagaimana jadinya ya???  bismillah semoga mama nana bisa yaaaa

mama nana ingin supaya menjadi anak shalehah untuk membahagiakan kedua orang tua, terutama almarhumah mamah dan oma..... semoga bisa yaaa... jadi anak sholehah itu banyak komponennya... pun begitu menjadi istri sholehah buat papa..... bismillah lagi yaaaa.... mama berusaha walaupun mama masih jaaauuuuuuuhhhh sekali dari kriteria-kriterianyaaaa......
doakan mama nana yaaaa, berapa tahun yaaaaa... mungkin 5 tahunkah???? baru sukses???  atau lebih???   hahaha mama nana bingung tuh, kita lihat saja yaaa apa jadinya....
 

Thursday, April 4, 2013

Allah menyayangiku, Subhanallah!!!

Ujian yang Allah berikan adalah wujud dari kasih sayang Allah kepada hambanya. Allah sudah memberikan jalan keluarnya, yaitu sabar dan shalat.
"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu."(QS. Al-Baqarah ayat 45)

“Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal.”
(QS. At-Taubah ayat 129)

Jika ujian ini sungguhlah berat, ingatlah firman Allah dalam QS. Yusuf ayat 87 yang berisi peringatan, “dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir. “

sehingga kita harus  bertawakkal pada-Nya. Tawakkal inilah yang menjadi sebab keluar dari kesempitan yang ada. Karena Allah sendiri telah berjanji akan mencukupi orang yang bertawakkal pada-Nya. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Tholaq: 3)

Kita diuji Allah sesuai kemampuan kita, sehingga kita harus yakin kita mampu melewati ujian ini QS. Al-Baqarah ayat 286 yang artinya “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”

Dalam syair Arab dikatakan, “Sabar itu seperti namanya, pahit rasanya, namun akhirnya lebih manis daripada madu.

AL BAQARAH (155-157)
وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ ٢:١٥٥
الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ ٢:١٥٦
أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ ٢:١٥٧
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan,”Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.” Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk”. [QS A.,l Baqarah/2:155-157]


 Syaikh Abdur-Rahman as-Sa’di rahimahullah dalam tafsirnya menyatakan: “Allah Subhanahu wa Ta’ala memberitahukan, bahwa Dia pasti akan menguji para hambaNya dengan bencana-bencana. Agar menjadi jelas siapa (di antara) hamba itu yang sejati dan pendusta, yang sabar dan yang berkeluh-kesah. Ini adalah ketetapan Allah Subhanahu wa Ta’ala atas para hamba-Nya. Seandainya kebahagiaan selalu menyertai kaum Mukminin, tidak ada bencana (yang menimpa mereka), niscaya terjadi percampuran, tidak ada pemisah (dengan orang-orang tidak baik). Kejadian ini merupakan kerusakan tersendiri. Sifat hikmah Allah Subhanahu wa Ta’ala (ini) menggariskan adanya pemisah antara orang-orang baik dengan orang-orang yang jelek. Inilah fungsi musibah”.

 Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan kriteria orang-orang yang bersabar. 
الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
“(Yaitu), orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un”.

 Betapa besar balasan kebaikan yang diperoleh orang-orang yang mampu bersabar, menahan diri dalam menghadapi musibah dari Allah, Dzat yang mengatur alam semesta ini.

“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (al-Hadid: 22—23)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَن يُؤْمِن بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ٦٤:١١
“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali denga izin Allah; Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya.” [QS At Taghabun/64:11]

Bahkan hakikatnya musibah itu mendatangkan berbagai kemanfaatan. Diungkapkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah : “Bencana-bencana merupakan kenikmatan. Sebab menggugurkan dosa-dosa dan menuntut adanya kesabaran, sehingga memperoleh pahala. Juga mengharuskan inabah (kembali) kepada Allah, menghinakan diri kepada-Nya, berpaling dari sesama manusia dan kemaslahatan penting lainnya. Terhapusnya dosa dan kesalahan dengan adanya musibah-musibah, (juga) termasuk kenikmatan yang besar…”.


Aku diberi ujian oleh Allah SWT agar aku lebih mendekatkan diriku kepadaNya, senantiasa lebih dekatkan diriku kepadaNya lewat do'a-do'aku, Allah merindukan suaraku bertilawah, bertasbih, beristighfar, bertakbir, menemuinya dipenghujung malam, menemuinya diwaktu dhuha, berlama-lama didekatnya dengan shalat-shalat sunnat rawatibku, menghafal asmaMu, menghafal kalam-kalamMu yang 30 juz itu...subhanallah... Aku menikmatinya Yaaaa Allah... jadikan aku sebagai hambamu yang selalu Kau sayangi yaaa Allah Yaaa Rabbbb
Niscaya jika tidak Engkau menguji hamba, hamba masih dengan amalan-amalan hamba yang lalu yaitu amalan-amalan biasa-biasa saja , sehingga Engkau menguji hamba agar hamba berlebih mendekat kepadaMu... Alhamdulillah... alhamdulillah..alhamdulillah.... semoga hamba selalu dapat senantiasa mendekat kepadaMu dengan segala aktivitas hamba yang Engkau sukai....
Hamba senantiasa berdo'a mendatangiMu wahai Rabb yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, meminta solusi dari semua persoalan hamba, walau sampai sekarang belum terkabulkan, hamba masih harus terus berhusnuzon padaMu, Ikhlas, bersabar dan berserah diri... sesungguhnya engkau yang Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba.....hamba mohon Yaa Allah senantiasa dampingi hamba dan keluarga kecil hamba mengarungi perjuangan kami didunia ini mengharap ridhoMu untuk kebahagiaan kami di dunia dan mengharap kebahagiaan di surgaMu kelak. amin.


"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:"Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta."
(QS Al-Ankabut ayat 2-3)




"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.''(QS Al-Baqarah ayat 216)

Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (QS. Ath Tholaq: 7)

QS. Ali-Imran ayat 139 “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. “

"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah
supaya kamu beruntung".
(QS Al-Imran ayat 200)

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 5-6).

Rasulullah SAW bersabda;
“Bergembiralah kalian semua, karena akan datang bagi kalian kemudahan, kesukaran tidak akan mengalahkan dua kemudahan”.

Rasulullah SAW bersabda;
“Bergembiralah kalian semua, karena akan datang bagi kalian kemudahan, kesukaran tidak akan mengalahkan dua kemudahan”.


Di penghujung ujian yang Allah berikan, ada hadiah yang telah Allah persiapkan bagi hambanya yang mampu melewati ujian demi ujian hanya dengan meminta pertolongan-Nya melalui sabar dan shalat dan hanya menggantungkan harap pada-Nya, yaitu surga!
Allah berfirman, dalam QS. At-Taubah ayat 111 “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.”

“Dan barang siapa memudahkan orang yang kesulitan maka Allah l mudahkan baginya di dunia dan akhirat. Barang siapa yang menutupi (aib) seorang muslim maka Allah l akan tutup (aibnya) di dunia dan akhirat. Allah l akan membantu seorang hamba selama hamba mau membantu saudaranya.” (HR. Muslim)
Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain 1587, (QS. 94:7)
dan hanya kepada Rabbmulah hendaknya kamu berharap". (QS. 94:8)

kelak terang akan menggantikan gelap, siang mengganti malam, kelapangan akan akan menggantikan kesempitanku Amin.
 
Subhanallah…
    

Thursday, October 13, 2011

Papa n mama for Ilil




Mama nana dan papa dani sayang banget sama ilil..... berikut ini sepenggal do'a kami untuk putra kami tercinta Jibril Salim.

Bismillahhirrahmaanirraahim.
Segala puji syukur hanya untuk-Mu ya Allah Tuhan semesta Alam. Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada junjungan alam panutan kami sayyidina Muhammad Saw juga kepada keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah, Ya Rahman Ya Rahim, jadikanlah aku dan keturunanku adalah orang-orang yang mendirikan shalat, jadikan putra kami termasuk dalam golongan yang shaleh, sebagai buah hati kami dan jadikan kami pemimpin orang yang bertaqwa dan kami termasuk orang-orang yang berserah diri kepada-Mu.
Ya Allah,Ya Adziim, Ya Kariim, jadikanlah aku dan keturunanku adalah orang-orang yang senantiasa mensyukuri nikmat-Mu, selalu mengingat-Mu dan beribadah kepada-Mu dengan sebaik-baik amal ibadah, lindungilah putra kami dari mara bahaya, kejahatan, fitnah dan gangguan syetan yang terkutuk
Ya Allah, Ya 'alim, ya Aliy,ya Ghoniy, jadikanlah aku dan keturunanku adalah orang-orang yang memiliki ilmu dunia dan ilmu akhirat untuk mencari keridhoan-Mu, cerdaskanlah putra kami, indahkanlah akhlaq putra kami, ajarkan hal-hal yang bermanfaat dan berilah putraku manfaat dari semua yang Kau ajarkan sehingga mempunyai kehidupan yang baik didunia maupun diakhirat, tuntunlah putra kami dijalan yang lurus dan benar.
Ya Allah, Ya Jabbar, Ya Goffar, jadikanlah aku dan keturunanku adalah orang-orang yang sehat dan kuat untuk dapat selalu beribadah kepada-Mu, terimalah taubat kami dari kesalahan kekhilafan kami ya Allah wahai zat Yang Maha Pengampun.
Ya Allah, ya Qodiir, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu, kabulkanlah do'a kami.Amin ya Robbal Alamin.